Warga Negara asal Filipina Hukum Mati China


Di China, penyelundup narkotika seberat 50 gram saja dapat dihukum mati

VIVAnews – Pihak berwenang China hari ini mengeksekusi mati seorang warga negara Filipina atas kasus penyelundupan narkotika. Eksekusi tetap berlangsung kendati Presiden Filipina, Benigno Aquino III, sudah mengajukan permohonan kepada China agar meringankan hukuman bagi warganya yang bermasalah itu.

Menurut harian The Philippines Star, pelaksanaan hukuman mati berlangsung di Penjara Guilin, China. Sebelumnya, terhukum yang berusia 35 tahun itu diberi kesempatan bertemu dengan empat orang keluarganya untuk kali terakhir sambil ditemani seorang pastur.

“Setelah bertemu dengan pihak keluarga, eksekusi terdakwa akan diumumkan oleh Pengadilan Menengah Gulin. Jika disetujui, pengadilan akan membawa warga kami ke Lizhou karena eksekusi akan digelar disana,” kata Raul Hernandez, juru bicara Kementerian Luar Negeri Filipina, seperti dimuat Philippine Star Kamis 8 Desember 2011.

Hernandez mengatakan, terhukum yang tidak disebutkan namanya itu, dieksekusi dengan cara suntik mati. Keluarga telah meminta jasad terhukum untuk dipulangkan ke Filipina setelah eksekusi.

Presiden Flipina, Benigno Aquino III, telah mengusahakan supaya eksekusi atas pria itu dibatalkan. Namun upaya ini menemui jalan buntu karena surat yang dikirimkan Aquino pada pemerintah China tidak mendapat tanggapan.

Pria Filipina ini ditangkap 13 September 2008 di Bandara Guilin karena kedapatan menyelundupkan sekitar 1,5 kilogram heroin. Di China, penyelundup narkotika seberat 50 gram saja dapat dihukum mati. (sj)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s